(Sukatani, 17/3/2017) Dokumentasi kegiatan Fun Cooking di TK Islam Permata, setelah sholat dhuha. Semua anak boleh mencoba, mulai dari mengupas sayuran, mengiris bumbu, mencuci sayuran, memarut wortel, bahkan menuangkan adona ke cetakan penggorengan, dan tak lupa mencicipi bareng-bareg hasil karya mereka. Terlihat wajah-wajah sumringah, bercanda sesekali serius, mencoba dan mengamati, celoteh bertanya dan akhirnya dan juri dari hasil karya mereka sendiri. Ada yang bilang enak memuji, ada pula yang bilang ga enak karena memang tidak suka sayuran. Itulah anaka-anak Permata.
Sekolah kami boleh mungil kalah gede dengan sekolah-sekolah yang di sana, tapi soal pengalaman jangan ditanya. Bagi anak yang penting adalah pengalaman, merasakan sesuatu yang menurut mereka menarik, kemudian belajar memahami arti sebuah pembelajaran. Semua itu harus dikemas dengan nyaman, seru dan menyenangkan. Sudah bukan jamannya lagi anak TK harus banyak menghafal ini dan itu, bahkan dipaksa harus bisa baca. Di Permata, kami hanya menerapkan pembelajaran berbasis sentra, dimana sentra lebih banyak memberikan stimulasi kecerdasan kepada anak. Maka tidak berlebihan jika TK Islam Permata adalah satu-satunya atau sekolah TK pertama di daerah Sukatani yang menerapkan sentra. Terbukti anak-anak TK Islam Permata yang masih duduk di kelas A, sudah pada pinter membaca padahal mereka tidak dipaksa membaca. Artinya secara alami mereka belajar sendiri, terstimulasi dari berbagai kegiatan di sentra dan akhirnya bisa membaca dengan sendirinya. Anda tertarik silahkan datang ke Permata. 17 Maret 2017
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar