Belajar Kemandirian: Sebuah catatan dari Lomba Sempoa Se-Kabupaten Bekasi 2017

Asslmkm wr wb.
Apa kbr Ayah/bunda?
Smoga ALLOH SWT selalu merahmati kita semua,
Alhamdulillah setelah sukses kunjungan ke kantor polisi. belajar ttg tema profesi dan tugas2 polisi terutama ttg tertib berlalu lintas dan keselamatn berjalan raya,
Alhamdulillah 100 % murid permata yg saat ini berjumlah 28 orang hadir semua,walaupun ada bbrp murid yg sakit tapi ananda tetap semangat ikut.
Maaf Ayah bunda,Kalaulah boleh sy bercerita ttg anak2 permata sbelum kunjungn ke kantor polisi, kami guru dan murid berceloteh  saat santai jam istirahat pada hari jumat,
Kami/guru berusaha menstimulasi anak2 bercerita utk mgasah kemampuan berbahasa mereka,
Isinya kurang lebih spt ini:
Teman2 jumat depan kita akan kunjungan ke kantor polisi, teman2 utk sampai ke tujuan teman2 INGIN menggunakan apa?
Mereka rebutan mjawab:
Kami mberikan kesempatan pd mrk utk mjwb bergantian,
Fathina pun ingin mjwb lebih dulu,dan d lanjutkn yg lainnya
Jwbn Fathina: "Bu, sy mau naik  mobil dianter abi, umi dan Aa
Aksa mjwb:"sy juga bu pake mobil ada  ayah dan ibu.
Kenzie :"aku tunggu papa plg bu pake mobil jg
Aqeela : "qeela jg sama bu pake  mobil sama  ayah, bunda.
Begitupun dg Feriz,Aulia,jaelani,fera ingin pake mobil d anter
kedua orgtua.
Teman2nya yg lain, "kalau sy naik motor bu"
Lalu kamipun mberitahukan bahwa"kita ke kantor polisi  mggunakan mobil sewaan"
Dan ternyata wajah kekecewaanpun terlihat jelas.
Dan guru dan murid mbuat kesepakatn nanti kalo d SGC baru boleh mggunakan kendaraann masing2 d anter ayah dan ibu, saat itu ayah  dan ibu kalian adalah pak guru dan ibu guru kalian.
Kesimpulnnya:
Anak2 ingin sekali d dampingi belajar d luar oleh kedua orgtuanya karena lingkungan yg pertama yg mbuat mrk nyaman adalh orgtuanya.
Maka dari itu TK permata mberikan ksempatn pd ayah dan ibu utk mjd bp/ibu guru saat sempoa besok dg menilai anakny masing2 dg form yg d sediakn sekolah.
Maaf ayah bunda, yg kami tekankan dlm acara besok bukan utk menjadi juaranya/hasilnya tapi kami lebih mnekan kpd  proses, kalaupun mndptkan juara Alhamdulillah. Trimksh

Seperti yg sdh kita ketahui sama2. Smua anak memiliki kehebatan masing2,
dan ada SAATnya dmn mrk nanti akan mnujukknnya...Contoh : Spt sdh kita ketahui bersama,
Aqeela, Fakhri, Arya.
Mreka hebat bisa myelesaikn kegiatan yg mnurut sy kurang kondusif,
Itulah tantangan mrk dan Alhamdulillah trnyata berhasil....                      
Fera, Dean, Bima, kenzie, Rere, zievorha dan yg lainnya
Yg bisa control diri utk tidak kluar dr barisan dan bertahan sampe akhir lomba karena rata2 mrk memiliki kecerdasan kinestetik dan kreatif.                      
Yang paling hebat juga ayah bunda dr murid2 tk permata yang dengan sabar menunggu dan memperhatikan anak2 tnp terlibat dlm proses pengerjaan, memberi ruang untuk anak2 mandiri, menyelesaikan soal (terlepas selesai atau tidak), pastinya hari ini tuh keren Bu, ga cuma buat anak tp juga para wali murid, ga ada yg "nitip" ego menang ke anak2





(Sukatani, 17/3/2017) Dokumentasi kegiatan Fun Cooking di TK Islam Permata, setelah sholat dhuha. Semua anak boleh mencoba, mulai dari mengupas sayuran, mengiris bumbu, mencuci sayuran, memarut wortel, bahkan menuangkan adona ke cetakan penggorengan, dan tak lupa mencicipi bareng-bareg hasil karya mereka. Terlihat wajah-wajah sumringah, bercanda sesekali serius, mencoba dan mengamati, celoteh bertanya dan akhirnya dan juri dari hasil karya mereka sendiri. Ada yang bilang enak memuji, ada pula yang bilang ga enak karena memang tidak suka sayuran. Itulah anaka-anak Permata.
Sekolah kami boleh mungil kalah gede dengan sekolah-sekolah yang di sana, tapi soal pengalaman jangan ditanya. Bagi anak yang penting adalah pengalaman, merasakan sesuatu yang menurut mereka menarik, kemudian belajar memahami arti sebuah pembelajaran. Semua itu harus dikemas dengan nyaman, seru dan menyenangkan. Sudah bukan jamannya lagi anak TK harus banyak menghafal ini dan itu, bahkan dipaksa harus bisa baca. Di Permata, kami hanya menerapkan pembelajaran berbasis sentra, dimana sentra lebih banyak memberikan stimulasi kecerdasan kepada anak. Maka tidak berlebihan jika TK Islam Permata adalah satu-satunya atau sekolah TK pertama di daerah Sukatani yang menerapkan sentra. Terbukti anak-anak TK Islam Permata yang masih duduk di kelas A, sudah pada pinter membaca padahal mereka tidak dipaksa membaca. Artinya secara alami mereka belajar sendiri, terstimulasi dari berbagai kegiatan di sentra dan akhirnya bisa membaca dengan sendirinya. Anda tertarik silahkan datang ke Permata. 17 Maret 2017
























Duka Cita di Penghujung Januari 2017

إِنَّا للهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ‎‎. إِنَّا للهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ‎‎. إِنَّا للهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ‎‎ 

Kami keluarga besar TK Islam Permata turut berbela sungkawa atas meninggalnya wali murid dan anak didik kami, ibu Binti Nurbadriah (35 thn), dan ananda Roro Cynthia Gunawan (6 thn) Minggu 29 Januari 2017, pukul 17.00. Semoga Allah SWT memberikan khusnul khatimah kepada mereka berdua, dan menempatkannya di Surga-Nya.
Begitu juga dengan Bapak Rully Gunawan, semoga tetap tabah menghadapi cobaan ini.
Keluarga besar TK Islam Permata, merasa sangat kehilangan Ibu Binti Nurbadriah. Beliau adalah orang yang sangat dermawan, sangat aktif di setiap kegiatan sekolah, selalu memberikan dukungan moril maupun materiil tanpa sedikitpun pamrih, tidak terasa setelah hampir 3 tahun kebersamaan dengan kami (menitipkan putri beliau sekolah di tempat kami), ini adalah tahun terakhir kami dapat berinteraksi dengan beliau. 
Begitu juga dengan ananda Roro, adalah anak yang ceria dan suka bergaul dengan teman lainnya. Roro adalah teman bagi semua anak-anak Permata. Kami para guru sangat kehilangan sosok Roro. Semoga Allah SWT menempatkan dirimu di Surga Nak!
Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin. #PrayForRoro #PrayForBintibuRoro




Tarhib Ramadhan 1437 H TK Islam Permata Cendekia



Sukatani (4/6) - TK Islam Permata Cendekia mengadakan pawai tarhib ramadhan 1437 H, dilanjutkan akhirussanah TA 2015/2016. Kegiatan tarhib dimaksudkan untuk mengenalkan kepada anak-anak tentang pentingnya dan indahnya bulan puasa. Bulan yang penuh ampunan, bulan yang penuh berkah dan kemuliaan. Anak-anak diajak untuk memahami keutamaan puasa dan amalan lainnya di bulan puasa. Bahkan menyambutnya dengan suka cita akan diharamkan seorang muslim mencium api neraka.
“Siapa saja merasa senang dengan masuknya bulan Ramadlan, maka Allah mengharamkan jasadnya dari api Neraka”.
Begitulah bunyi redaksi haditsnya dan kita sebagai umat Islam wajib percaya kepada sabda baginda Rasulillah SAW.
“Betulkah jika kita merasa senang, gembira dengan datangnya bulan Ramadlan Allah akan mengharamkan jasad kita tersentuh api neraka?”, inilah pertanyaan berikutnya yang muncul. Jawabnya, ya…pasti. Karena begitulah janji Allah yang disampaikan melalui lisan Rasul-Nya.
Pertanyaan selanjutnya, “Gampang amat untuk tidak masuk neraka ?”. Jawabnya, pasti bagi Allah apapun sangat mudah. Namun, tentunya tidak semudah itu dipandang dari sisi manusia, karena pasti ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhinya.
Sebuah produk dalam iklannya menawarkan hadiah mobil bagi pembeli produknya. Artinya, bagi siapapun yang membeli produknya akan berpeluang mendapatkan hadiah mobil tersebut. Sebaliknya, tidak akan pernah mendapatkan hadiah mobil tersebut bagi orang yang tidak pernah membeli produknya. Bahkan, bagi pembeli produkpun meski memiliki peluang untuk mendapat hadiah mobil tetapi pasti tidak akan semua mendapatkannya. Hanya pembeli yang memenuhi persyaratan-persyaratan saja yang akan benar-benar menerima hadiah mobil tersebut.
Bisa dianalogkan dengan kasus di atas adalah pernyataan Rasulullah SAW yang akan memberi hadiah  TIDAK TERSENTUH API NERAKA bagi orang yang MERASA SENANG DATANGNYA BULAN RAMADLAN. Sehingga dapat ditarik kesimpulan :
Bagi setiap orang yang tidak merasa senang dengan datangnya bulan Ramadlan, sama sekali tidak akan mendapatkan hadiah terbebas dari api neraka.
Bagi setiap orang yang merasa senang dengan kedatangan bulan Ramadlan, semuanya berpeluang untuk mendapatkan hadiah terbebas dari api neraka.
Bagi mereka yang berpeluang mendapatkan “hadiah” tersebut tidak akan semuanya mendapatkannya, hanya mereka yang memenuhi persyaratan saja yang akan mendapatkannya.
Berbagai alasan tentunya orang merasa senang dengan datangnya bulan Ramadlan. Anak-anak senang dengan datangnya bulan Ramadlan karena akan mendapatkan baju baru, dibelikan petasan, kembang api dan lain-lain. Pedagang petasan senang dengan datangnya bulan Ramadlan karena dagangannya akan lebih banyak terjual. Demikian pula pedagang pakaian, makanan, mainan dan lain-lain, bahkan tidak ketinggalan para penjual jasa. Semuanya akan merasa senang dengan datangnya bulan Ramadlan.
Tetapi bukan itu tentunya yang dimaksud dengan kata “senang” dalam hadits di atas, melainkan senang dalamkategori sebagai berikut:

Pertama, merasa senang karena telah dipanjangkan umur dan dipertemukan dengan bulan Ramadlan ini, sehingga perasaan senagnya ini akan diwujudkan dalam bentuk bersyukur atas ni’mat yang telah Allah anugerahkan kepadanya. Bersyukur karena Allah telah memberinya dua ni’mat yang sangat diharapkannya, yakni ni’mat panjang umur dan ni’mat dipertemukannya dengan bulan Ramadlan yang penuh berkah dan ampunan Allah SAW.
Seorang pemulung akan sangat berterima kasih ketika diberi satu dus berisi cangkang aqua gelas, karena dia sangat membutuhkan cangkang aqua gelas itu untuk mendapatkan uang, sebagai sumber penghasilannya sehari-hari. Sementara yang lain tidak akan berterima kasih sebagaimana halnya pemulung tadi, tatkala diberi satu dus berisi cangkang aqua gelas karena tidak mengharapkannya.
Kedua, merasa senang karena dipertemukannya dengan bulan Ramadlan yang sangat ditunggu-tunggu dan dinantikan kedatangannya karena keyakinan bahwa Ramadlan adalah bulan yang dilebihkan oleh Allah dibandingkan bulan-bulan yang lain, dimana nilai ibadah pada bulan Ramadlan jauh lebih baik dari bulan-bulan yang lain.
قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (رواه احمد)
”Sesungguhnya telah datang Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, dimana Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa, pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan”. (HR. Ahmad).
Dalam Hadits lain dijelaskan bahwa:
“Siapa saja yang melakukan amalan sunnah akan dilipatgandakan pahalanya, bagaikan melakukan kewajiban, yang melakukan amalan wajib pahalanya dilipatgandakan 70 (tujuh puluh) kali jika dibanding dengan amalan di luar Bulan Ramadhan, bahkan diamnya orang yang berpuasa pun, mendapatkan suatu pahala, sedang berdzikir dan beribadah akan lebih besar lagi pahalanya”.
.لو تعلم امتى ما فى رمضان لتمنوا أن تكون السنة كلها رمضان
Jika ummatku mengetahui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, pasti mereka berkeinginan supaya semua bulan dalam setahun terdiri dari Bulan Ramadhan seluruhnya”.
Karena senangnya mendapatkan barang yang dia cari-cari, pemulung itu akan menjaganya dari kerusakan dan kehilangan dengan cara memasukannya ke dalam karung atau gerobak dorongnya, kemudian dicucinya jika kotor, dibersihkan, ditata dan sebagainya lalu dijualnya sehingga menghasilkan uang yang merupakan tujuan akhir dari pencariannya itu. Dan ini tidak akan dilakukan oleh orang yang tidak merasa senang dengan pemberian cangkang aqua gelas tersebut.
Demikian pula halnya, rasa senang yang timbul karena dipertemukan dengan Ramadlan yang penuh berkah ini harus diwujudkan dalam bentuk mempersiapkan segala ilmu yang berkaitan dengan puasa, zakat fitrah dan amal lain di bulan Ramadlan. Baik ilmu fiqih (sehingga bisa mengetahui sah dan batalnya amal yang dilakukan atau mengetahui apakah wajib, sunah, haram, makruh atau mubah hukum dari amal yang dilakukan), ilmu aqidah (untuk meluruskan i’tiqad dan tujuan ibadah kita) maupun akhlak (agar mengetahui mana yang sebaiknya dilakukan dan mana yang sebaiknya tidak dilakukan untuk kesempurnaan amal yang dilakukan).

Ketiga, rasa senangnya itu harus diwujudkan dengan cara memanfaatkan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin segala fasilitas yang Allah sediakan di bulan Ramadlan ini sehingga tujuan akhir dari semuanya itu, yakni agar menjadi orang-orang yang bertakwa dapat dipoerolehnya.